Segala hal yang dimulai pasti akan berakhir. Itu adalah hal yang wajar. Memang sudah selayaknya apa yang dimulai menemui akhirnya. Hanya saja memang tidak semua orang bisa menerima kenyataan seperti itu. Sebab, banyak yang siap memulai, namun tidak pernah mempersiapkan diri untuk mengakhiri. Apalagi yang mulai dengan perjuangan sepenuh hati. Misalkan, mendapatkan hati seseorang yang diingini. Lalu tiba-tiba saja sesuatu membuatnya harus berakhir. Ya, tentu akan mengangetkan, dan memedihkan sekali rasanya . Tidak ada yang benar-benar siap mengakhiri sesuatu yang dia senangi. Namun setidaknya, dari setiap hal yang berakhir. Kita selalu bisa belajar. Bahwa apa pun yang ada di dunia ini. Pada hakikatnya tidak pernah benar-benar menjadi milik kita. Bahkan jika kita mau sedikit memikirkan. Orang tua yang melahirkan kita bukanlah milik kita. Pun sebaliknya, jika yang sudah menjadi orang tua. Anak yang lahir dari rahim seorang ibu. Sesungguhnya tidak pernah menjadi hak penuh ibunya. ...
Tidak semua yang aku tulis adalah aku….