Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Seseorang yg pernah membuatku sedih

Terkadang seseorang datang lagi ke hidupmu, setelah dulu dia sendiri yang memilih berlalu. Kini tiba-tiba memohon kembali bersama.Padahal dulu kau yang mati-matian mempertahankannya, kau yang memohon pada hidupnya agar dia tetap tinggal.Kau bahkan sekarat menahan perih, sebab bertubi-tubi dihantam sedih. Dia tetap memilih berlalu, seolah tak peduli lukamu.Tapi semesta punya cara sendiri memperlihatkan hatimu padanya, dia tak pernah menemukan seseorang sekuat kamu mencintainya.Alasan sederhana yang membuat dia kembali. Dia ingin diberi kesempatan, melupakan betapa sesaknya kau yang dulu membunuh kenangan.Kau tak tahu harus bagaimana; di satu sisi kau tahu rindu itu masih ada, di sisi lain kau seolah merasa semua sudah terlambat.Kau terlanjur belajar berdamai dengan dirimu sendiri. Kau tak mau melihat dirimu sedih sendiri.Namun, kau tahu, matanya selalu saja mampu membuatmu rindu.Bagaimana mungkin kau menerimanya kembali? Sementara dulu dia pernah sengaja pergi dan membiarkanmu setengah...

tak perlu membenci^^

Perpisahan seringkali membuat seseorang lepas kendali. Ada yang berusaha bertahan sendiri. Tidak mau menerima kenyataan bahwa orang yang dicintainya tidak lagi membutuhkannya. Setidaknya, sampai dia lelah. Atau mungkin sampai dia sadar bahwa berjuang sendiri itu melelahkan. Tidak ada gunanya memperjuangkan seseorang yang jelas tidak mau diperjuangkan. Namun tidak sedikit yang terus saja mencoba untuk memperbaiki segalanya. Atau ada yang lebih parah lagi, demi melupakan seseorang ia memaksa dirinya membenci. Tidak salah, jika menurutmu membenci seseorang adalah cara terbaik untuk melupakan. Namun, ada hal yang perlu dipahami, bahwa rasa benci seringkali tidak pernah menuntaskan apa pun. Bahkan rasa benci seringkali melahirkan beban baru di kepala kita. Sebab, semakin kita membenci seseorang, semakin dia bersarang di kepala kita. Harus dipahami, sekeras apa pun usaha membenci seseorang. Selama dia masih ada di hati kita, dia tidak akan mudah dilupakan. Sebab, itu berhentilah mem...

Ternyatanya aku sudah baik baik saja....

Sesekali aku ingin mengenangmu lagi. Mengingat-ingat kembali, bahwa dulu pernah ada bahagia yang berakhir luka. Aku yang dulu pernah mencintaimu dengan sangat dalam. Aku yang dulu pernah begitu percaya, bahwa kau akan menjadi alasan bahagia satu-satunya. Aku pernah menanam banyak doa-doa di dadamu. Memupuknya agar terus tumbuh dan semakin bertambah. Dengan tabah kujaga hatiku untukmu. Namun ternyata kau enggan merawatnya, kau memilih melepas paksa hatiku demi dia yang demikian kau cintai. Aku pernah mempertaruhkan hidupku hanya untuk tetap berada di hadapmu. Bahkan saat kau tak lagi peduli dengan apa saja yang aku hadapi. Aku tetap saja ingin selalu memperjuangkanmu. Waktu itu bagiku,  kau pernah begitu berarti –seseorang  yang dengan sangat kuharapkan membalas perasaanku. Orang yang tak lagi ingin kuganti dengan yang lain. Namun akhirnya kau tetap memilih orang lain. Aku kira patah hati tak pernah mampu membuatku jatuh cinta lagi. Sebab, begitu banyak doa yang kuperc...

kau satu orang yang kucintai dengan banyak hal....

Selamat malam kamu yang jauh di sana. Harus kau tahu, hatiku masih saja  jatuh padamu. Terima kasih telah bersedia bertahan sejauh ini –akan lebih jauh lagi jalan yang akan kita lalui. Tetaplah saling menguatkan. Selalu bersedia saling mengingatkan. Apa pun yang kita lalui hari ini adalah hal yang kita sebut berjuang nanti. Kita akan melaluinya bersama-sama. Tetap akan saling mendekap meski tak semudah yang kita kira. Percayalah, aku masih saja ingin dan butuh kamu. Akan selalu memilih utuh bersamamu. Jaga semangatmu di sana. Kujaga hatiku di sini. Jarak ini tak akan melemahkan kita. Semua yang kita hadapi hari ini adalah bagian dari apa yang kita kenang nanti. Aku tahu, kadang kamu merasa sedih saat rindu terasa begitu pedih. Saat kita ingin saling berbagi melepas lelah, tapi harus  belajar menerima kita tak bisa bertemu dengan mudah. Kita hanya bisa membagi keluh dan kesah melalui telepon. Kita harus menunda rindu berkali-kali. Tak jarang rasanya begitu sesak sekali. Na...

pada saatnya tiba....

Suatu hari nanti. Jangan menyesal dengan apa yang telah kau putuskan. Karena memang sudah seharusnya yang menanggalkan membawa semua hal yang mungkin mencabik hati yang ditinggalkan. Saat kau pergi, sesungguhnya kau tak berhak lagi mencampuri apa saja yang telah tanpa sengaja kau sakiti. Dia yang mungkin saja setengah mati mencoba berdiri kembali. Saat kau mematahkan hatinya, harusnya kau sadar satu hal; kau sudah keterlaluan untuk merusak bahagianya. Jika saja hari ini kau tak dapatkan apa yang kau cari. Kau tak menggenggam apa yang kau ingini. Terima saja nasibmu, karena memang tak layak lagi kau mengurusi dia yang mungkin sudah bahagia tanpamu. Cukup nikmati saja keegoisanmu untuk meninggalkan dia. Jangan pulang untuk kembali merusak apa yang baru saja ditatanya dengan tatihnya. Karena saat kau berani pindah, kau juga harus berani menerima kenyataan lain, bahwa yang pindah tak selalu berakhir indah. Tak jarang itu hanya pemancing agar kau merasakan patah. Agar kau tah...

Teman Baik.

Ada banyak perjuangan yang harus kita lalui di dunia ini. Hal-hal yang akan melatih kita menjadi manusia yang lebih kuat lagi. Membuat kita menjadi lebih dewasa lagi. Setiap tindakan adalah pertempuran melawan diri sendiri. Meski tak jarang selalu melibatkan orang lain. Banyak yang akhirnya sampai dengan selamat. Ada pula yang sampai dengan cara tertatih dan sangat lambat. Namun kita akan sampai pada titik yang memang harus diperjuangkan. Berjuang sendiri dan merasakan kebahagiaan yang tak pernah bisa dijelaskan.  Orang-orang seperti ini selalu lebih paham, arti dari sebuah kerja keras.  Sebab, banyak hal tak ia dapatkan dengan mudah. Tak jarang ia harus berkerja melabihi dari yang biasanya. Meski di dalam perjalanan kita tak pernah benar-benar bisa bekerja sendiri. Setidaknya kita harus tahu apa yang memang harus dikerjakan sendiri. Karena memang ada hal-hal yang menjadi tanggangjawab kita yang tak bisa dialihkan. Dan jika kita kalah, kita akan belajar hal yang bahkan le...

hal baru ini..

Mungkin tidak ada cinta yang benar-benar baru di dunia ini selain cinta pertama. Setiap orang punya kisah masa lalu. Semakin lama kamu pernah menjalani hubungan dengan orang lain, semakin banyak pula kisah yang akan tersimpan di ingatanmu. Aku memahami hal itu dengan utuh. Itulah mengapa aku tidak memaksamu melupakan masa lalumu. Aku tidak pernah menyalahkan bagaimana pun kisahmu dulu. Aku belajar menerima kamu yang sejak denganku menjadi orang yang paling kucintai. Tak peduli sepahit dan sehitam apa pun kamu dengan hari lalumu. Bagiku, saat kamu bersedia mempercayakan hatimu kepadaku, artinya kamu bersedia menjadi orang baru untuk dirimu sendiri. Seseorang yang kumiliki sepenuh hatiku.   Pahamilah, kita tidak akan pernah bisa lepas dari sesuatu. Jikalau kita tak pernah benar-benar ingin melepaskan diri sepenuhnya. Aku hanya ingin kamu menjalani semua ini dengan hal baru. Biarlah semua yang telah lalu benar-benar tertinggal dan tanggal. Jangan bawa apa pun, karena aku juga mel...

we deserve to happy.

Hanya karna dia pernah membuatmu bahagia. Dia yang menjadi orang yang pernah kamu cintai. Lantas kamu membuang  kebahagianmu yang baru. Kamu menyia-nyiakan hidupmu dengan terus menunggu. Kamu berlarut-larut menjaga hatimu untuknya. Dan seolah tidak lagi percaya bahwa kebahagian bisa dating dari siapa saja. Kamu menutup diri. Menjadikan dirimu menjadi orang yang paling sepi. Kamu begitu dingin. Seolah olah kamu sama sekali tidak pernah lagi merasakan ingin mencari lagi. hanya Dia yang ada dikepalamu. Kamu sama sekali tidak peduli, padahal banyak orang baru yang mencintaimu. Kamu bersikeras, katamu “tak ada yang lebih indah dari masa lalu”. Bagaimanapun sayangnya kamu pada seseorang. Saat dia memilih pergi. Artinya dia tak lagi menginginkanmu. Soal kebahagian, sebenarnya tak akan pernah bisa kamu gantungkan kepada siapa pun. Bahkan kepada orang yang kau cintai sekalipun. Apalagi dia hanya masa lalumu. Jangan membiarkan dirimu terpuruk. Hanya karna kamu tidak mau menyadari , ...

Perihal yang aku tulis......

mungkin kamu bertanya tanya dalam hatimu (ingat!mungkin). saat melihat status facebook, twitter , bbm atau tulisanku di blog bahkan psotinganku di instagram, dan apa saja yang aku tulis. hampir semuanya tentang kesedihan, patah hati, tak bahagia, dan kamu pasti merasakan tulisan tulisan itu ku tulis untukmu. seolah aku adalah orang yang   gagal moveon.   orang yang sama sekali   tak bisa bahagia lagi setelah kepergianmu. kamu tidak salah menduga duga seperti itu. dugaanmu tak sepenuhnya salah. ada beneranya juga. benar, aku masih sering (walau tak semua tulisanku menulis tentang kamu) aku masih suka melakukan hal yang sama. mencurahkan semua perasaan didada, mengalirkannya kedalam kata kata. namun, kamu salah jika menduga aku tidak bahagia pasca kau pergi dari hidupku, menduga aku patah hati sepanjang hari. kamu harus tau aku sudah kembali   BAHAGIA.   Aku bisa menikmati hari-hariku. tak lebih buruk daripada saat bersamamu. Meski jujur, diawal keperg...

eventually....

Bukan soal aku yang terlalu cepet moveon atau aku yang gak ngertiin perasaan kamu. Banyak yg judge aku terlalu egois,terlalu gapunya perasaan dan lainnya. Tanpa pernah tau apa yang sebenernya terjadi, seolah olah aku yang sangat amat salah dikejadian ini. Sakit rasanya, tanpa mengetahui apa yg sebenarnya terjadi aku disalahkan sepenuhnya. Ibarat motor yang ugal-ugalan menabrak mobil yang sedang berjalan pelan. Tentu banyak orang yg menyalahkan mobil walau sebenarnya motor yang salah. Ya aku mobilnya… “Kok cepet moveonnya, bukannya sayang bgt sama doi?” Iya terus kalau sayang aku gak boleh moveon? Life is must go on. Masa iya aku harus nyiksa dri aku sendiri terus sih. Aku juga berhak bahagia walaupun bukan sama dia “cepet banget gantiin posisi doi sama yang lain!” Kenapa Cuma aku sih yang diginiin. Coba lihat lapak sebelah, apakah dia gak cepet juga gantiin posisi aku dihati dia sama yang lain, mungkin dia lebih dlu dibanding aku “putus secara gak baik ya?” Enggak jga, ema...

sometimes i miss a story and not the person

Aku masih suka datang ke tempat ini. Menikmati setiap detik yang berjalan pelan. Diantara ingatan yg menyusul kemudian. Ingatan yg slalu bisa membuyarkan konsentrasiku;untuk menyadari kau memang tak lagi Ku miliki Suatu waktu kita pernah menikmati saat yang sama di tempat Ini.sesederhana senyummu,begitu sederhana bahagia itu terasa. Semuanya berjalan begitu saja. Aku merasa lengkap meski kita blm sempurna. Tak ada yg kusesali Dari apa yang telah terjadi. Karena sesungguhnya yang tercipta tidak hanya sekedar kebetulan belaka, aku percaya Tuhan punya kisah lain untuk kita. Ditempat ini, kita pernah berterimakasih kepada senja atas segala warna yang melukis dilangit. Bagiku datang ketempat ini adalah Cara mennangkan hati. Entah kenapa aku selalu bisa merasa sedikit lega, saat bayangmu masih bisa kulihat. Meski kau tidak lagi pernah nyata dalam kebersamaan. Hingga akhirnya aku menyadari satu hal; kadang kita memang perlu datang Ke tempat-tempat yang berarti dalam ingatan. Bukan untuk...