Hanya karna dia pernah membuatmu bahagia. Dia yang
menjadi orang yang pernah kamu cintai. Lantas kamu membuang kebahagianmu yang baru. Kamu menyia-nyiakan
hidupmu dengan terus menunggu. Kamu berlarut-larut menjaga hatimu untuknya. Dan
seolah tidak lagi percaya bahwa kebahagian bisa dating dari siapa saja.
Kamu menutup diri. Menjadikan dirimu menjadi orang
yang paling sepi. Kamu begitu dingin. Seolah olah kamu sama sekali tidak pernah
lagi merasakan ingin mencari lagi. hanya Dia yang ada dikepalamu. Kamu sama
sekali tidak peduli, padahal banyak orang baru yang mencintaimu. Kamu bersikeras,
katamu “tak ada yang lebih indah dari masa lalu”.
Bagaimanapun sayangnya kamu pada seseorang. Saat dia
memilih pergi. Artinya dia tak lagi menginginkanmu. Soal kebahagian, sebenarnya
tak akan pernah bisa kamu gantungkan kepada siapa pun. Bahkan kepada orang yang
kau cintai sekalipun. Apalagi dia hanya masa lalumu. Jangan membiarkan dirimu
terpuruk. Hanya karna kamu tidak mau menyadari , bahwa kamu diciptakan sangat
berarti oleh Tuhan.
Jika baginya kamu tidak lagi ada. Mengapa kamu
masih saja bersikeras bahwa kamu cinta dia. Belajarlah untuk menerima. Bahwa kamu
pun harus bahagia. Meski tidak dengan orang yang pernah begitu kamu cinta. Sebab
terkadang, cinta sesungguhnya bukan dengan orang yang kamu inginkan. Namun,
dengan seseorang yang tak pernah kau sangka kehadirannya.
Komentar
Posting Komentar