mungkin kamu bertanya tanya dalam hatimu (ingat!mungkin). saat
melihat status facebook, twitter , bbm atau tulisanku di blog bahkan
psotinganku di instagram, dan apa saja yang aku tulis. hampir semuanya tentang
kesedihan, patah hati, tak bahagia, dan kamu pasti merasakan tulisan tulisan
itu ku tulis untukmu. seolah aku adalah orang yang gagal moveon. orang yang sama sekali tak
bisa bahagia lagi setelah kepergianmu. kamu tidak salah menduga duga seperti
itu. dugaanmu tak sepenuhnya salah. ada beneranya juga.
benar, aku masih sering (walau tak semua tulisanku menulis tentang
kamu) aku masih suka melakukan hal yang sama. mencurahkan semua perasaan
didada, mengalirkannya kedalam kata kata.
namun, kamu salah jika menduga aku tidak bahagia pasca kau pergi
dari hidupku, menduga aku patah hati sepanjang hari. kamu harus tau aku sudah
kembali BAHAGIA. Aku bisa menikmati hari-hariku.
tak lebih buruk daripada saat bersamamu. Meski jujur, diawal kepergianmu
aku sempat tak percaya lagi untuk memulihkan hatiku, namun seiring berjalannya
waktu . semua perasaan itupun berlalu. Semua kembali seperti biasa lagi. dan
kadang aku menulis apa saja yang ada dalam ingatanku. Tidak ada maksud lain
selain menikmati bahwa ternyata sesekali aku masih merindukanmu.
Jika saat membaca tulisan ini muncul dibenakmu pertanyaan “kenapa
kamu tidak menulis tentang orang lain?”
Sebenarnya begini. Aku tak selalu menulis tentangmu. Kadang,
tulisan sedih yang lain pun, juga untuk seseorang yang lain. Kamu harus pahami,
banyak hal yang aku lakukan diluar sana. Tidak hanya denganmu saja aku pernah
berbagi cinta. Akan sangat lemah jika kamu beranggapan semua yang kutulis
adalah perihal tentang kamu. Bagaimana pun juga, bagiku kau hanya sebatas
kenangan yang pernah ada. Dan saat ini, aku hanya menikmati sesekali rindu yg
kadang terasa
Setelah kau pergi, aku tetap menjadi manusia seperti kebanyakan,
namun bedanya aku jadi lebih paham untuk menjatuhkan hati kepada orang yang
tepat. Agar nantinya aku tidak dikecewakan kembali. Saat ini mungkin aku tidak
seperti kamu yang sudah memulai hubungan baru.
Aku lebih memilih untuk memperbaiki diri agar nanti orang yang aku
temukan benar benar pilihan dari Tuhan. Untuk saat ini aku lebih memilih banyak
berteman dengan siapa saja, menghabiskan banyak waktu dengan para sahabatku,
melakukan banyak hal yang belum pernah aku lakukan saat bersamamu. dan.... semuanya baik baik saja
Ingatlah, AKU BISA BAHAGIA WALAUPUN TIDAK BERSAMAMU
Komentar
Posting Komentar