Langsung ke konten utama

Seseorang yg pernah membuatku sedih

Terkadang seseorang datang lagi ke hidupmu, setelah dulu dia sendiri yang memilih berlalu. Kini tiba-tiba memohon kembali bersama.Padahal dulu kau yang mati-matian mempertahankannya, kau yang memohon pada hidupnya agar dia tetap tinggal.Kau bahkan sekarat menahan perih, sebab bertubi-tubi dihantam sedih. Dia tetap memilih berlalu, seolah tak peduli lukamu.Tapi semesta punya cara sendiri memperlihatkan hatimu padanya, dia tak pernah menemukan seseorang sekuat kamu mencintainya.Alasan sederhana yang membuat dia kembali. Dia ingin diberi kesempatan, melupakan betapa sesaknya kau yang dulu membunuh kenangan.Kau tak tahu harus bagaimana; di satu sisi kau tahu rindu itu masih ada, di sisi lain kau seolah merasa semua sudah terlambat.Kau terlanjur belajar berdamai dengan dirimu sendiri. Kau tak mau melihat dirimu sedih sendiri.Namun, kau tahu, matanya selalu saja mampu membuatmu rindu.Bagaimana mungkin kau menerimanya kembali? Sementara dulu dia pernah sengaja pergi dan membiarkanmu setengah mati.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

important

Dapatkah aku berpaling darimu. Mungkin potensi dan realita memaksa tapi apakah cinta selemah itu?bukan kah ruang dan waktu tidak lebih dari sekat pembatas mata yang mengesankan sesuatu yang real menjadi unreal. Cinta itu keputusan tak terbantahkan dan melampaui logika matematis bukan hanya analogi tetapi juga nurani:)

we deserve to happy.

Hanya karna dia pernah membuatmu bahagia. Dia yang menjadi orang yang pernah kamu cintai. Lantas kamu membuang  kebahagianmu yang baru. Kamu menyia-nyiakan hidupmu dengan terus menunggu. Kamu berlarut-larut menjaga hatimu untuknya. Dan seolah tidak lagi percaya bahwa kebahagian bisa dating dari siapa saja. Kamu menutup diri. Menjadikan dirimu menjadi orang yang paling sepi. Kamu begitu dingin. Seolah olah kamu sama sekali tidak pernah lagi merasakan ingin mencari lagi. hanya Dia yang ada dikepalamu. Kamu sama sekali tidak peduli, padahal banyak orang baru yang mencintaimu. Kamu bersikeras, katamu “tak ada yang lebih indah dari masa lalu”. Bagaimanapun sayangnya kamu pada seseorang. Saat dia memilih pergi. Artinya dia tak lagi menginginkanmu. Soal kebahagian, sebenarnya tak akan pernah bisa kamu gantungkan kepada siapa pun. Bahkan kepada orang yang kau cintai sekalipun. Apalagi dia hanya masa lalumu. Jangan membiarkan dirimu terpuruk. Hanya karna kamu tidak mau menyadari , ...