Langsung ke konten utama

Postingan

Jatuh Cinta atau Bangun Cinta

terinspirasi oleh salah satu kakak Tingkat yang menurut pemahaman saya sangat memahami tentang arti "Cinta" yang beda. . . . . . selamat membaca.. dan selamat menemukan pelajaran hidup baru. Jatuh cinta berjuta rasanya, adalah kalimat yang sering diungkapkan oleh pemuda yang sedang kasmaran. Tak ada yang salah dengan perasaan jatuh cinta, semua terjadi pada manusia normal. Namun, namanya "jatuh" maka siap sakit. Jika berani jatuh cinta, maka beranilah untuk sakit hati. Wajar- wajar jika saja seorang jatuh cinta. Tapi, mengapa tak mencoba hal baru. Bangun cinta. Tak perlu jatuh untuk sakit, hanya perlu bangun untuk bahagia. Dalam kisah percintaan remaja dan pemuda, sering kita menjumpai para wanita menangis dan para lelaki kecewa. Umumnya mereka bersedih dan menyesal, karena apa yang dirasakan dalam asmara, dan diperjuangkan dengan sekuat tenaga, berjalan tidak sesuai dengan harapan mereka. kisah cinta dalam angan-angan tak sejalan dengan keny...

Seseorang yg pernah membuatku sedih

Terkadang seseorang datang lagi ke hidupmu, setelah dulu dia sendiri yang memilih berlalu. Kini tiba-tiba memohon kembali bersama.Padahal dulu kau yang mati-matian mempertahankannya, kau yang memohon pada hidupnya agar dia tetap tinggal.Kau bahkan sekarat menahan perih, sebab bertubi-tubi dihantam sedih. Dia tetap memilih berlalu, seolah tak peduli lukamu.Tapi semesta punya cara sendiri memperlihatkan hatimu padanya, dia tak pernah menemukan seseorang sekuat kamu mencintainya.Alasan sederhana yang membuat dia kembali. Dia ingin diberi kesempatan, melupakan betapa sesaknya kau yang dulu membunuh kenangan.Kau tak tahu harus bagaimana; di satu sisi kau tahu rindu itu masih ada, di sisi lain kau seolah merasa semua sudah terlambat.Kau terlanjur belajar berdamai dengan dirimu sendiri. Kau tak mau melihat dirimu sedih sendiri.Namun, kau tahu, matanya selalu saja mampu membuatmu rindu.Bagaimana mungkin kau menerimanya kembali? Sementara dulu dia pernah sengaja pergi dan membiarkanmu setengah...

tak perlu membenci^^

Perpisahan seringkali membuat seseorang lepas kendali. Ada yang berusaha bertahan sendiri. Tidak mau menerima kenyataan bahwa orang yang dicintainya tidak lagi membutuhkannya. Setidaknya, sampai dia lelah. Atau mungkin sampai dia sadar bahwa berjuang sendiri itu melelahkan. Tidak ada gunanya memperjuangkan seseorang yang jelas tidak mau diperjuangkan. Namun tidak sedikit yang terus saja mencoba untuk memperbaiki segalanya. Atau ada yang lebih parah lagi, demi melupakan seseorang ia memaksa dirinya membenci. Tidak salah, jika menurutmu membenci seseorang adalah cara terbaik untuk melupakan. Namun, ada hal yang perlu dipahami, bahwa rasa benci seringkali tidak pernah menuntaskan apa pun. Bahkan rasa benci seringkali melahirkan beban baru di kepala kita. Sebab, semakin kita membenci seseorang, semakin dia bersarang di kepala kita. Harus dipahami, sekeras apa pun usaha membenci seseorang. Selama dia masih ada di hati kita, dia tidak akan mudah dilupakan. Sebab, itu berhentilah mem...

Ternyatanya aku sudah baik baik saja....

Sesekali aku ingin mengenangmu lagi. Mengingat-ingat kembali, bahwa dulu pernah ada bahagia yang berakhir luka. Aku yang dulu pernah mencintaimu dengan sangat dalam. Aku yang dulu pernah begitu percaya, bahwa kau akan menjadi alasan bahagia satu-satunya. Aku pernah menanam banyak doa-doa di dadamu. Memupuknya agar terus tumbuh dan semakin bertambah. Dengan tabah kujaga hatiku untukmu. Namun ternyata kau enggan merawatnya, kau memilih melepas paksa hatiku demi dia yang demikian kau cintai. Aku pernah mempertaruhkan hidupku hanya untuk tetap berada di hadapmu. Bahkan saat kau tak lagi peduli dengan apa saja yang aku hadapi. Aku tetap saja ingin selalu memperjuangkanmu. Waktu itu bagiku,  kau pernah begitu berarti –seseorang  yang dengan sangat kuharapkan membalas perasaanku. Orang yang tak lagi ingin kuganti dengan yang lain. Namun akhirnya kau tetap memilih orang lain. Aku kira patah hati tak pernah mampu membuatku jatuh cinta lagi. Sebab, begitu banyak doa yang kuperc...

kau satu orang yang kucintai dengan banyak hal....

Selamat malam kamu yang jauh di sana. Harus kau tahu, hatiku masih saja  jatuh padamu. Terima kasih telah bersedia bertahan sejauh ini –akan lebih jauh lagi jalan yang akan kita lalui. Tetaplah saling menguatkan. Selalu bersedia saling mengingatkan. Apa pun yang kita lalui hari ini adalah hal yang kita sebut berjuang nanti. Kita akan melaluinya bersama-sama. Tetap akan saling mendekap meski tak semudah yang kita kira. Percayalah, aku masih saja ingin dan butuh kamu. Akan selalu memilih utuh bersamamu. Jaga semangatmu di sana. Kujaga hatiku di sini. Jarak ini tak akan melemahkan kita. Semua yang kita hadapi hari ini adalah bagian dari apa yang kita kenang nanti. Aku tahu, kadang kamu merasa sedih saat rindu terasa begitu pedih. Saat kita ingin saling berbagi melepas lelah, tapi harus  belajar menerima kita tak bisa bertemu dengan mudah. Kita hanya bisa membagi keluh dan kesah melalui telepon. Kita harus menunda rindu berkali-kali. Tak jarang rasanya begitu sesak sekali. Na...

pada saatnya tiba....

Suatu hari nanti. Jangan menyesal dengan apa yang telah kau putuskan. Karena memang sudah seharusnya yang menanggalkan membawa semua hal yang mungkin mencabik hati yang ditinggalkan. Saat kau pergi, sesungguhnya kau tak berhak lagi mencampuri apa saja yang telah tanpa sengaja kau sakiti. Dia yang mungkin saja setengah mati mencoba berdiri kembali. Saat kau mematahkan hatinya, harusnya kau sadar satu hal; kau sudah keterlaluan untuk merusak bahagianya. Jika saja hari ini kau tak dapatkan apa yang kau cari. Kau tak menggenggam apa yang kau ingini. Terima saja nasibmu, karena memang tak layak lagi kau mengurusi dia yang mungkin sudah bahagia tanpamu. Cukup nikmati saja keegoisanmu untuk meninggalkan dia. Jangan pulang untuk kembali merusak apa yang baru saja ditatanya dengan tatihnya. Karena saat kau berani pindah, kau juga harus berani menerima kenyataan lain, bahwa yang pindah tak selalu berakhir indah. Tak jarang itu hanya pemancing agar kau merasakan patah. Agar kau tah...

Teman Baik.

Ada banyak perjuangan yang harus kita lalui di dunia ini. Hal-hal yang akan melatih kita menjadi manusia yang lebih kuat lagi. Membuat kita menjadi lebih dewasa lagi. Setiap tindakan adalah pertempuran melawan diri sendiri. Meski tak jarang selalu melibatkan orang lain. Banyak yang akhirnya sampai dengan selamat. Ada pula yang sampai dengan cara tertatih dan sangat lambat. Namun kita akan sampai pada titik yang memang harus diperjuangkan. Berjuang sendiri dan merasakan kebahagiaan yang tak pernah bisa dijelaskan.  Orang-orang seperti ini selalu lebih paham, arti dari sebuah kerja keras.  Sebab, banyak hal tak ia dapatkan dengan mudah. Tak jarang ia harus berkerja melabihi dari yang biasanya. Meski di dalam perjalanan kita tak pernah benar-benar bisa bekerja sendiri. Setidaknya kita harus tahu apa yang memang harus dikerjakan sendiri. Karena memang ada hal-hal yang menjadi tanggangjawab kita yang tak bisa dialihkan. Dan jika kita kalah, kita akan belajar hal yang bahkan le...